Minggu, 01 Mei 2011

Kehilanganmu

Malam itu ,hari Sabtu tanggal 30 April 2011 dimana aku merasa benar-benar kehilangan kamu...Mungkin hanya lewat tulisan ini kamu bisa mendengarkan aku dan tidak mengalihkan perhatian seperti biasa-biasanya...Aku hanya pengen bilang aku sayang kamu...Aku kangen kamu...
kamu...kamu...kamu semuanya hanya ada kamu di hatiku...Tapi rasanya semua itu tidak mungkin...semua begitu cepat terjadi...Terlalu simple menjalani 1 tahun bersamamu...semuanya bersamamu...Dan mulai malam itu aku akan benar2 berusaha membuang semua rasa itu...sia-sia bagiku untuk mengharapkanmu kembali...sudah ada orang yang dapat membahagiakanmu...Walaupun kau bilang itu bukan siapa-siapamu , tapi hatimu sapa yang tau...

Kau begitu senang menunjukkan semuanya padaku...Aku sadar kamu benar2 sudah tidak menginginkanku lagi di sisimu...Aku sadar mungkin aku banyak salah sama kamu...semua sifatku yang tidak kamu sukai...Aku mulai sadar beberapa hari ini ,aku memang tidak pantas bagimu...Masih banyak yang ingin aku tulis malam ini...Aku ingin menangis jika mengingat semuanya...
Semua usaha sudah aku lakukan untuk sebisa mungkin nyenengin kamu...tapi ada yang lebih bisa nyenengin kamu...Aku sadar mungkin aku bukan utusan Tuhan untuk bersama-sama kamu...

Tapi aku seneng banget selama 1 tahun ini setidaknya aku dapat menghiburmu entah itu dengan apa caranya...Tapi semua tulus aku lakukan hanya untukmu...Aku juga yakin bahwa yang diberikan Tuhan bukan apa yang kita inginkan...tetapi apa yang kita butuhkan...Mungkin kamu butuh kebebasan ,dan Tuhan memberimu itu...dan akupun juga butuh cinta yang selama ini aku tunggu2...ternyata bukan kamu jawabannya...Tuhan masih punya banyak rencana ,aku yakin itu...

Sakit rasanya hanya untuk berkomunikasi denganmu saja sudah membuatku stress...Begitu besar cintaku padamu membuatku seolah olah sudah memilikimu selama 1 tahun ini...Dan semua itu salah besar karena kamu tak menganggap sama apa yang aku rasakan...hanya ada perih, sakit, tangis bercampur senang karena Tuhan telah menuntunku dengan arah yang jelas...mana yang harus aku pilih...sungguh berat rasanya...Tapi semua harus aku hadapi...begitu juga dirimu...Takkan pernah terlupakan semua kenangan tentang dirimu, teman-temanmu, keluargamu, semua tentang dirimu...Aku cinta kamu malam ini...Tapi entah esok hari atau lusa nanti...

Aku hanya berharap ,satukanlah kami Ya Allah malam ini jika kami memang harus bersatu dan pisahkanlah kami bila memang kami harus berpisah...Aku sudah cukup tersiksa dengan semua ini...Yang selalu aku ingat ,yang pernah kamu bilang kala itu..."Jadikanlah cinta kita seperti kembang api...yang walaupun singkat ,tapi semua orang mengagumi keindahannya. Ataupun seperti lilin...yang rela hancur demi menerangi orang yang kita cintai...Tersenyumlah bila suatu saat kau mengingatku karena saat itu aku merindukanmu...Dan menangislah bila suatu saat kau rindukanku ,karena saat itu aku tak berada disisimu. Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu karena saat itu aku kan terasa ada di dekatmu karena aku telah berada dihatimu untuk selamanya".

Tak ada yang tersisa lagi untukku selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu...Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta ,mata indah yang dahulu milikku...kini semuanya terasa jauh meninggalkanku...Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayapku telah patah karenamu...Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya...Aku belum bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu...Kau masih belum tergantikan...Dan kini , aku harus kehilanganmu....

Jumat, 25 Maret 2011

...Untuk Kalian...




Sahabatku,

Masih teringat dalam benakku

Bagaimana kalian bercerita akan janji-janji kalian

Cerita tentang keinginan kalian

Dan beberapa hal mendasar yang menjadikan kalian

Tetap tegar dalam menjalani hidup

Akan tetap menjadi pembelajaran buatku

Hasrat dan semangat kalian

Yang akan selalu menjadi kekuatanku

Untuk belajar menjadi seseorang yang tabah



Sahabatku,

Sangat lepas dan jelas diriku

Untuk mengingat bagaimana

Kita duduk bersama…bercerita…bercanda

Dan mempelajari bagaimana susahnya

Menjadi seseorang yang bercita-cita

Untuk berbakti kepada orang tua

Ketulusan kalian membuatku mengerti

Apa itu cita –cita



Sahabatku,

Tiada hal terindah yang bisa aku lewatkan

Untuk kembali mengingat kalian

Dan menjadikan kalian menjadi suatu bagian

Dari perjalananku

Terima kasih telah menjadi bagian keluargaku

Dan mengisinya menjadi suatu bagian yang indah



Sahabatku,

Mengingat kalian kembali

Adalah belajar tentang keceriaan menikmati hidup

Belajar tentang semangat hidup

Belajar tentang cinta dan empati pada sesama

Belajar tentang indahnya persahabatan

Juga belajar tentang pemaknaan

Atas keagungan-Nya.



Sahabatku yang baik,

Terima kasih untuk semua pengertian

Yang sudah kalian berikan

Maaf untuk aku yang tidak selalu bisa

Memenuhi keinginan kalian

Yang tidak bisa selalu ada untuk kalian

Mungkin sikapku tidak seperti yang kalian harapkan



Sahabatku,

Ini akan selalu aku ingat…

Mungkin aku tidak bisa

Memperlihatkan seberapa besar rasa sayang

Aku ke kalian

Tapi itu tersimpan dalam

Di lubuk hatiku

Terima kasih untuk kebesaran hati kalian

Menerima aku apa adanya

Dengan semua kekurangan yang aku punya

Aku yakin kalian semua bisa

Melihatku seutuh-utuhnya sebagai manusia biasa

I know, not forever, I can to be a fair person



Sahabatku,

Waktu terkadang terlalu lambat

Bagi mereka yang menunggu

Terlalu cepat bagi mereka yang takut

Terlalu panjang bagi mereka yang gundah

Terlalu pendek bagi mereka yang bahagia

Tapi bagi kita…yang selalu mengasihi

Waktu adalah keabadian

Aku ingin kita tetap sama – sama

Walaupun di tempat yang berbeda



Sahabatku,

Ada saat-saat dalam hidupku

Ketika aku sangat merindukan seseorang

Sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi

Dan memeluknya dalam alam nyata

Semoga aku memimpikan orang seperti kalian



Apapun yang aku temui sekarang

Apapun yang terjadi padaku saat ini atau nanti

Adalah takdirku…

Satu hal yang tak pernah aku sesali

Mengenal kalian adalah pemberian paling istimewa…



Ketika nanti kita mengenangnya sebagai suatu kisah

Yang tidak dipisahkan dari roda kehidupan

Arti sahabat adalah bagian dari seikat bunga

Yang akan selalu terasa mekar dihati

Dan wangi harumnya yang akan terus membasuh lembaran memory

menjadi suatu kenangan

yang akan tumbuh dan terus kekal

menjadi abadi…